Jakarta: Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris
Jenderal Polisi Sutarman menegaskan penembakan tiga warga di Papua
dipicu dari bentrokan antar-suku. Bukan karena freeport. Persoalan di
sana biasa diselesaikan lewat balas dendam.
"Jadi banyak sekali persoalan di Papua ini yang menimbulkan korban jiwa yang harus dibayar mahal oleh antar-kelompok," kata Sutarman usai menghadiri rapat Tim Pengawas Kasus Bank Century di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (6/6)
Menurut Sutarman, masalah kecil di Papua kadang menimbulkan perang suku sehingga terjadi kerusuhan. Polri sendiri kerap meminta mereka menyelesaikan persoalan dengan tidak menggunakan cara seperti itu.
Ditanya status di Papua atas kasus itu, Kabareskrim mengatakan bahwa status Papua di sana tidak ditingkatkan menjadi siaga satu. Polri hanya mengirim tim untuk memback-up. Pasalnya komunikasi antar-daerah dan transportasi sulit, sehingga kejadian yang melibatkan massa membutuhkan transportasi yang juga sulit.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto mengatakan aparat kepolisian dan TNI sedang menyelidiki kasus penembakan terhadap tiga warga Papua oleh orang tidak dikenal, kemarin malam.
"Jadi banyak sekali persoalan di Papua ini yang menimbulkan korban jiwa yang harus dibayar mahal oleh antar-kelompok," kata Sutarman usai menghadiri rapat Tim Pengawas Kasus Bank Century di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (6/6)
Menurut Sutarman, masalah kecil di Papua kadang menimbulkan perang suku sehingga terjadi kerusuhan. Polri sendiri kerap meminta mereka menyelesaikan persoalan dengan tidak menggunakan cara seperti itu.
Ditanya status di Papua atas kasus itu, Kabareskrim mengatakan bahwa status Papua di sana tidak ditingkatkan menjadi siaga satu. Polri hanya mengirim tim untuk memback-up. Pasalnya komunikasi antar-daerah dan transportasi sulit, sehingga kejadian yang melibatkan massa membutuhkan transportasi yang juga sulit.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto mengatakan aparat kepolisian dan TNI sedang menyelidiki kasus penembakan terhadap tiga warga Papua oleh orang tidak dikenal, kemarin malam.
Sumber : http://www.metrotvnews.com
0 Response to "Polri: Penembakan 3 Warga Papua Bukan karena Freeport"
Posting Komentar